[Esai] Sastra Yang Membebaskan

Catatan Reflektif 8 Tahun Inovasi Puisi Esai Denny JA Oleh Ahmad Gaus AF *) Setiap puisi merindukan pembaca. Tapi di mana-mana ia dipenjara oleh bahasa. Maka, apa yang oleh Riffaterre (1978) disebut sebagai dialektika antara teks dan pembaca, sesungguhnya tidak terjadi. Bahkan yang terjadi saat ini justru sebaliknya, yakni tumbuhnya sekat-sekat pemisah (bahasa) yang kianContinue reading “[Esai] Sastra Yang Membebaskan”