Home

Ahmad Gaus AF lahir di Tangerang, Banten, 10 Agustus 1968, adalah alumnus Fakultas Ilmu Komunikasi, IISIP (S1), Fakultas Falsafah dan Peradaban, Universitas Paramadina (S2), dan kini sedang menempuh pendidikan S3, program doktor Ilmu Politik, Universitas Nasional (Unas), Jakarta. Ia pernah menjadi Pemimpin Redaksi Penerbit Paramadina dan Direktur Publikasi LibforAll Fondation; kini sebagai Peneliti CSRC UIN Jakarta dan Pengajar dalam mata kuliah Bahasa dan Budaya di Swiss German University (SGU), Tangerang, Banten.

SAYA berdomisili di Ciputat, Tangerang Selatan. Kegiatan saya sehari-hari adalah menulis. Beberapa buku saya sudah terbit seperti Passing Over, Menjadi Indonesia, Api Islam Nurcholish Madjid (Biografi), Sang Pelintas Batas (Biografi Djohan Effendi), The Living Bridge (Biografi Utomo Dananjaya), Menjadi Bangsa Besar (Biografi Taufik Effendi), Islam, Negara dan Civil Society, Senja di Jakarta (Buku Puisi), dll. Saya juga terlibat aktif dalam berbagai program penelitian bersama Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dalam isu-isu konflik komunal, toleransi, kebebasan sipil, dan hak-hak asasi manusia. Buku-buku hasil penelitian tersebut telah diterbitkan oleh CSRC: https://www.csrc.or.id/index.php/publikasi

Karya Kreatif

Selain menulis buku-buku wacana dan publikasi hasil penelitian, saya juga menulis puisi dan novel. Novel saya Laura dan Burung Hantu dan Hujan dalam Pelukan bisa dibaca di platform Novelme: https://m.novelme.com/novelWap/18126 [Laura dan Burung Hantu] dan https://share.novelme.com/starShare.html?novelId=22983 [Hujan dalam Pelukan]. Sementara itu tulisan-tulisan esai saya tentang tokoh dan karya sastra juga dapat dibaca dalam blog ini.

Pelatihan Menulis Kreatif dan Karangan Ilmiah.

Saya menulis sebuah buku khusus untuk digunakan dalam pelatihan menulis dengan metode WriteNow yang saya kembangkan sendiri. Buku tipis ini diberi judul WriterPreneurship: Bisnis dan Idealisme di Dunia Penulisan. Dalam 10 tahun terakhir saya telah berkeliling ke berbagai sekolah, kampus, pesantren, lembaga pemasyarakatan (lapas), dan komunitas-komunitas penulis di tanah air untuk memenuhi undangan mengisi pelatihan menulis.