Posted by: Ahmad Gaus | September 4, 2018

Sajak Orang Mati

hipwee-The-Dead-Mother

Lukisan: The Dead Mother karya Edvard Munch

 

SAJAK ORANG MATI

Orang-orang mati bangkit dari kubur dan menghapus nama mereka di batu nisan. Dunia membeku dalam dinginnya kain kafan. Dan tubuh, sekejap saja tinggal tulang belulang. Tapi dunia baru bisa lagi ditegakkan di atas langit yang tak memisahkan kehidupan dan maut. Seperti juga surga dan neraka, seperti juga terang dan gelap.  Di antara keduanya ada ambiguitas, di mana kebenaran selalu disingkirkan.

Orang-orang mati berkabar tentang padang tak bernama. Ruang-ruang yang tak dibentuk oleh murka, waktu yang bebas dari angkara. Orang-orang mati merobek kain kafan dan menghancurkan tulang belulang mereka sendiri. Setelah itu penciptaan kembali.  Waktu menjanjikan keabadian pada orang-orang pilihan, jiwa-jiwa yang hidup dalam kebebasan.

07/07/17

Puisi ini dimuat dalam buku antologi “Senja di Jakarta” (2017)

BukuSenja


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: