Kenangan Sporadis tentang Cak Nur

Kepergian seorang cendekiawan merupakan kehilangan besar bagi peradaban. Sebab keduanya adalah satu. Seperti udara dengan anginnya. Seperti laut dengan ombaknya. Sabda-sabda cendekiawan bagai percikan cahaya yang tumbuh menjadi pohon pengetahuan. Daun-daunnya akal pikiran. Bunganya kearifan. Buahnya pencerahan yang menyirami bumi dari kemarau kebodohan.Suatu hari sang cendekiawan turun dari rumahnya di atas angin. Ia membagikan mainanContinue reading “Kenangan Sporadis tentang Cak Nur”