Politik Berwajah Agama

Berapa banyak anda kehilangan teman dan saudara selama Pilpres kemarin? Berapa dalam luka yang ditorehkan oleh kebencian akibat beda pilihan? Ideologisasi politik elektoral membuat orang bersikap irasional dan mendorongnya menciptakan musuh-musuh imajiner. Kehidupan kita yang semula baik-baik saja, tiba-tiba berantakan dihempas badai politik berbungkus isu agama yang menjadi sangat absurd. Pesta demokrasi tiba-tiba berubah menjadiContinue reading “Politik Berwajah Agama”

Tuhan Tidak Bermain Dadu

  TUHAN TIDAK BERMAIN DADU Tuhan ada di antara anak-anak yang berkumpul untuk bermain kelereng Mula-mula, Dia membantu mereka menarik garis batas pelemparan dengan cermat Lalu memastikan kelereng-kelereng yang akan dibidik berada di titik gravitasi agar tidak tergelincir ke lubang hitam Atau berbenturan dengan planet-planet lain di jagat raya. Ketika aturan sudah dibuat, Dia tinggalkanContinue reading “Tuhan Tidak Bermain Dadu”

RAMAI-RAMAI MEM-BULLY IWAN FALS

    Di Medsos, khususnya Twitter, Iwan Fals dibully oleh orang-orang yang mengaku dulu sebagai penggemar fanatiknya. Bahkan banyak yang bilang kaset-kaset Bang Iwan sudah mereka bakar. Alasannya, mereka tidak suka Iwan Fals mendukung Jokowi. Begitu panasnya politik pilpres sampai baranya menghanguskan akal sehat. Saya tetap menyukai dan mendengarkan lagu-lagu Nissa Sabyan dan Rhoma Irama walaupunContinue reading “RAMAI-RAMAI MEM-BULLY IWAN FALS”

Kepada Yth. Cebong dan Kampret

    Kepada Yth. CEBONG DAN KAMPRET Sebuah negeri tergelincir dari tanganku Jatuh ke dalam kolam Sekawanan burung masuk ke tubuhku Membawa reruntuhan kota Ekosistem kehidupan telah berubah Dan aku terpaksa menyesuaikan diri Meminum air yang bercampur dengan puing-puing bangunan yang belum lama berdiri dan runtuh Menghirup udara yang tercemar dari polusi besi-besi tua yangContinue reading “Kepada Yth. Cebong dan Kampret”