Ahmad Wahib dan Pergolakan Pemikiran Islam

Ahmad Wahib adalah nama yang sangat sering disebut ketika kita membicarakan perkembangan pemikiran Islam. Siapakah dia? Seberapa menarik pemikiran-pemikirannya sehingga ia tetap dikenang sebagai pemberontak pemikiran dan namanya menjadi legenda? Dan mengapa penting sekali “menghidupkan kembali” Ahmad Wahib dalam diskursus keislaman kita sekarang? Dalam video ini, Ahmad Gaus AF mengupasnya untuk Anda. #AhmadWahib #AhmadGaus #PemikiranIslamContinue reading “Ahmad Wahib dan Pergolakan Pemikiran Islam”

Politik Berwajah Agama

Berapa banyak anda kehilangan teman dan saudara selama Pilpres kemarin? Berapa dalam luka yang ditorehkan oleh kebencian akibat beda pilihan? Ideologisasi politik elektoral membuat orang bersikap irasional dan mendorongnya menciptakan musuh-musuh imajiner. Kehidupan kita yang semula baik-baik saja, tiba-tiba berantakan dihempas badai politik berbungkus isu agama yang menjadi sangat absurd. Pesta demokrasi tiba-tiba berubah menjadiContinue reading “Politik Berwajah Agama”

Elegi untuk Ibu Omi

  ELEGI UNTUK IBU OMI *)   Suatu hari nanti kita akan sendiri Duduk di sisi jendela Di tepi pagi yang sunyi Memandangi bunga-bunga di taman Tumbuh, merekah, kemudian layu dan jatuh ke bumi Menikmati kicau burung-burung di halaman Sebelum mereka terbang satu persatu menuju cakrawala Seperti itu pula orang-orang yang kita cintai Keluarga, sahabat,Continue reading “Elegi untuk Ibu Omi”

Ucapan Natal dalam al-Quran

Mengucapkan Selamat Natal itu tidak merusak akidah. Malah ucapan Natal itu ada dalam al-Quran sendiri. Masalah ini diributkan hanya oleh kaum Muslim di Asia Tenggara. Sementara di negara-negara Arab para ulama sudah terbiasa mengunjungi orang-orang Nasrani untuk mengucapkan Natal. Mereka ikut bergembira. Larangan mengucapkan Natal itu lahir dari pikiran yang sempit. Demikian cuplikan pernyataan ahliContinue reading “Ucapan Natal dalam al-Quran”

Puisi Sufistik: “Meninggalkan Tubuh”

    Pembacaan Puisi oleh Ira Diana (penyair, novelis) MENINGGALKAN TUBUH   — puisi ahmad gaus Aku berjalan ke timur Bertanya pada semua yang kutemui Benarkah jalan yang kutuju            untuk mencari diriku Semua membisu, tidak  ada yang tahu Dalam terang cahaya, aku seperti buta Dalam terik siang, yang kutemukan                       hanya bayang-bayang Aku berjalanContinue reading “Puisi Sufistik: “Meninggalkan Tubuh””

Lomba Menulis Puisi Natal

UNTUK ANDA YANG MENYUKAI PUISI, saya punya tawaran menarik:  Tulislah sebuah puisi yang berhubungan dengan Natal. Hadiahnya sudah saya siapkan tiga buku puisi saya yang berjudul SENJA DI JAKARTA untuk tiga penulis puisi terbaik (masing-masing satu ya, hehe). Buku ini terbit tahun 2017, sudah diluncurkan di Singapura (November 2017) dan didiskusikan di Malaysia (Desember 2017).Continue reading “Lomba Menulis Puisi Natal”

Api Yang Membakar Jiwa

Djohan adalah BAPAK DIALOG ANTARIMAN. Inilah posisinya yang paling tepat. Posisi ini tidak ditempati oleh dua raksasa lainnya: Cak Nur dan Gus Dur.

GOD IS NOT HERE

GOD IS NOT HERE   There is another who incites the wall Hiding in an old microphone His words scattered in the air Splitting the city in two   And suddenly I lost you Every time I call, you infiltrate the rock Closing all doors from the sound of the wind Waves Chirping birds inContinue reading “GOD IS NOT HERE”

Zombie City

  ZOMBIE CITY Zombies build cities from the ground up in the holy human soil. After such a great war, in which they undoubtedly trounce over humans, authority has changed hands.  New rules are born.  Laws are enforced way above zombie values.  Values pouring from the fresh blood of corpses that roam; from the deadContinue reading “Zombie City”

Revolusi dalam Selimut [Puisi]

  REVOLUSI DALAM SELIMUT Orang hilang menempelkan poster dirinya di pusat keramaian. Pagi hari ketika penduduk sibuk membangunkan pasar yang tertidur di bawah jembatan layang. Seseorang melihatnya berlari mengenakan baju perang, lalu menyelinap ke dalam kamar. Jendela masih asik bercakap-cakap dengan halaman. Berarti Tuhan sudah pergi pagi ini, pikirnya. Maka diambilnya pedang yang tergantung diContinue reading “Revolusi dalam Selimut [Puisi]”

Cerita Natal Seorang Gadis Kecil

  CERITA NATAL SEORANG GADIS KECIL Aku berdiri di halaman gereja Anak-anak bergaun palma Menghias pohon Natal dengan lampu aneka warna Bunga-bunga gladiola, langit merah saga. Saat lonceng dibunyikan, mereka berlarian Kemudian larut dalam doa yang dilantunkan Damai dalam pelukan kasih Tuhan. Dari kejauhan aku mendengar suara azan Dibawa angin senja berteluk awan Azan danContinue reading “Cerita Natal Seorang Gadis Kecil”