Wawancara Bersama Ahmad Gaus seputar Perkembangan Islam Progresif di Indonesia

Quote: “Islam progresif sebenarnya hampir setara dengan Islam liberal. Agenda yang diperjuangkannya sama belaka. Namun karena kampanye Islam fundamentalis berhasil meraih simpati massa Islam untuk membenci Islam liberal, maka sebagian besar orang Islam tidak mau disebut Islam liberal; mereka lebih suka mengidentifikasi diri sebagai Muslim progresif. “Kelompok seperti ini banyak sekali, tapi mereka tidak merasaContinue reading “Wawancara Bersama Ahmad Gaus seputar Perkembangan Islam Progresif di Indonesia”

Ahmad Wahib dan Pergolakan Pemikiran Islam

Ahmad Wahib adalah nama yang sangat sering disebut ketika kita membicarakan perkembangan pemikiran Islam. Siapakah dia? Seberapa menarik pemikiran-pemikirannya sehingga ia tetap dikenang sebagai pemberontak pemikiran dan namanya menjadi legenda? Dan mengapa penting sekali “menghidupkan kembali” Ahmad Wahib dalam diskursus keislaman kita sekarang? Dalam video ini, Ahmad Gaus AF mengupasnya untuk Anda. #AhmadWahib #AhmadGaus #PemikiranIslamContinue reading “Ahmad Wahib dan Pergolakan Pemikiran Islam”

Politik Berwajah Agama

Berapa banyak anda kehilangan teman dan saudara selama Pilpres kemarin? Berapa dalam luka yang ditorehkan oleh kebencian akibat beda pilihan? Ideologisasi politik elektoral membuat orang bersikap irasional dan mendorongnya menciptakan musuh-musuh imajiner. Kehidupan kita yang semula baik-baik saja, tiba-tiba berantakan dihempas badai politik berbungkus isu agama yang menjadi sangat absurd. Pesta demokrasi tiba-tiba berubah menjadiContinue reading “Politik Berwajah Agama”

[Puisi] Ideologi dan Utopia

  IDEOLOGI DAN UTOPIA Setiap lelaki hidup dengan mimpi yang jatuh dari sebatang pohon. Mereka mengira itulah cinta paling agung yang disemaikan oleh semesta dan tumbuh di tubuh perempuan — dimana sungai-sungai mengalir deras, bukit-bukit berbaris, dan lahan perkebunan terbentang luas Dunia adalah mimpi para lelaki dengan perempuan yang hanya terlihat bulu matanya di hutanContinue reading “[Puisi] Ideologi dan Utopia”

Sarah Mae

  SARAH MAE Sarah Mae sudah pergi dari rumah ini sejak kemarin lusa. Ia hanya berpamitan pada daun pintu yang selalu terbuka — walaupun tidak pernah tahu siapa yang ditunggu; dan pada seekor burung piaran yang tidak berhenti bernyanyi karena selalu kesepian. Tidak ada yang tahu mengapa Sarah pergi, dan ke mana. Jejak kakinya punContinue reading “Sarah Mae”

Ucapan Natal dalam al-Quran

Mengucapkan Selamat Natal itu tidak merusak akidah. Malah ucapan Natal itu ada dalam al-Quran sendiri. Masalah ini diributkan hanya oleh kaum Muslim di Asia Tenggara. Sementara di negara-negara Arab para ulama sudah terbiasa mengunjungi orang-orang Nasrani untuk mengucapkan Natal. Mereka ikut bergembira. Larangan mengucapkan Natal itu lahir dari pikiran yang sempit. Demikian cuplikan pernyataan ahliContinue reading “Ucapan Natal dalam al-Quran”

[Info] Lomba Menulis Puisi Natal

UNTUK ANDA YANG MENYUKAI PUISI, saya punya tawaran menarik:  Tulislah sebuah puisi yang berhubungan dengan Natal. Hadiahnya sudah saya siapkan tiga buku puisi saya yang berjudul SENJA DI JAKARTA untuk tiga penulis puisi terbaik (masing-masing satu ya, hehe). Buku ini terbit tahun 2017, sudah diluncurkan di Singapura (November 2017) dan didiskusikan di Malaysia (Desember 2017).Continue reading “[Info] Lomba Menulis Puisi Natal”

[Memoar] Api Yang Membakar Jiwa

Djohan adalah BAPAK DIALOG ANTARIMAN. Inilah posisinya yang paling tepat. Posisi ini tidak ditempati oleh dua raksasa lainnya: Cak Nur dan Gus Dur.

[Puisi] Batu Tidak Ingin Menjadi Manusia

Makhluk-makhluk itu muncul begitu saja dari bongkahan batu menjelma burung-burung yang lapar terbang mengelilingi kota mencari sisa-sisa makanan dan bangkai untuk memenuhi kebutuhan manusia Di malam hari makhluk-makhluk itu kembali menjadi batu tapi batu-batu yang berekor api berlintasan bagai anak-anak panah yang dilepaskan Maka banyak peristiwa di malam hari: bintang yang pecah berkeping-keping bidadari-bidadari yangContinue reading “[Puisi] Batu Tidak Ingin Menjadi Manusia”

[Puisi] November Rain

  November Rain Setiap kali hujan turun engkau bertanya di mana kekasihmu pada tanah basah melepaskan diri dari membawa bayang-bayang Rintik hujan meninggalkan kecupan yang kini menjadi danau di keningmu Lalu engkau berusaha mencintai hujan karena ragu dengan perasaanmu akan mengalir ke laut atau bersikeras menjadi awan   Ciputat, 10/11/18 IG: ahmadgaus68

[Puisi] Cerita Pagi

CERITA PAGI Kabut turun di rooftop lembut dan tipis seperti gaun tidurmu Aku terjatuh dari tangga angin waktu mematahkan tangkai sayap peri kegelapan Kulihat kau duduk di sana di antara kursi-kursi kosong Menyanyikan sepotong lagu hitam menikam musnah segala yang dirindu Burung-burung beterbangan dari rambutmu! Depok, 18/11/18 IG: ahmadgaus68