Elegi untuk Ibu Omi

  ELEGI UNTUK IBU OMI *)   Suatu hari nanti kita akan sendiri Duduk di sisi jendela Di tepi pagi yang sunyi Memandangi bunga-bunga di taman Tumbuh, merekah, kemudian layu dan jatuh ke bumi Menikmati kicau burung-burung di halaman Sebelum mereka terbang satu persatu menuju cakrawala Seperti itu pula orang-orang yang kita cintai Keluarga, sahabat,Continue reading “Elegi untuk Ibu Omi”

Puisi Sufistik: “Meninggalkan Tubuh”

    Pembacaan Puisi oleh Ira Diana (penyair, novelis) MENINGGALKAN TUBUH   — puisi ahmad gaus Aku berjalan ke timur Bertanya pada semua yang kutemui Benarkah jalan yang kutuju            untuk mencari diriku Semua membisu, tidak  ada yang tahu Dalam terang cahaya, aku seperti buta Dalam terik siang, yang kutemukan                       hanya bayang-bayang Aku berjalanContinue reading “Puisi Sufistik: “Meninggalkan Tubuh””