Kopi Kenangan

MANTAN DAN KENANGAN

Buat kamu yang sedang duduk menghadap jendela, yang membayangkan mantan menjelma di depan mata secara tiba-tiba, berhati-hatilah karena kamu sudah berada di atas menara halusinasi paling tinggi.

Kalau saya ada di situ saya akan beri kamu tangga supaya kamu bisa turun dengan perlahan dan hari-hati. Sebab kalau tidak, kamu akan terpeleset dan jatuh. Apalagi kalau melompat dari menara halusinasi itu. Kamu bisa mati konyol. Hanya gara-gara mantan.

Memang gampang-gampang susah melupakan mantan. Karena konon mantan itu seperti file di komputer yang walaupun sudah dihapus tapi sebenarnya masih ada di recycle bin. Atau seperti virus di flashdisk yang dihapus berkali-kali tapi datang lagi, muncul lagi. Jadi harus sering-sering dibersihkan.

Teman saya cerita, dia putus dengan pacarnya lalu nyambung lagi, terus putus lagi, nyambung lagi dan putus lagi. Begitu saja beberapa kali sampai akhirnya pacarnya menikah dengan orang lain. Capek juga kali ya, nggak ada kepastian soalnya.

Akhirnya dia menyimpulkan bahwa; “Mantan itu seperti benang yang putus. Bisa sih disatukan lagi tapi tidak akan sempurna, dan pasti meninggalkan bekas. Mantan mengajarkan kita arti kesabaran, keikhlasan, dan sekaligus kegoblokan karena kita harus membuang banyak waktu dalam hidup yang singkat ini untuk menjaga jodoh orang lain.” Rasain. 🙂

Jadi ingat ya, boleh ingat mantan tapi sekadarnya saja. Simpan mantan di recycle bin sebagai kenangan.

Salam kenangan

Ahmad Gaus

IG: ahmadgaus68

Nada Cinta

Perihal Mencintai

Daun-Daun Menulis Kesunyian

Need a help: Dear teman2 bloger dan para pembaca, saya perlu 200 subscriber lagi untuk meng-up novel saya menjadi “novel berbayar”. Proses ini gratis. Caranya mudah, buka saja link ini:  https://share.novelme.id/starShare.html?novelId=22983

Lalu klik + RAK. Bonusnya, saat ini Anda masih dapat membaca novel ini tanpa dikunci alias masih gratis. 🙂 🙂  Terima kasih yo. Salam 

January Poem

Read another poem:

December Poem

Makrifat Cinta

Read another poem: 

CINTA DAN PERNIKAHAN

December Poem

Puisi Penutup Tahun 2020

Cinta Itu…

 

Teman Abadi Kerinduan

f7259957d7f54c67604ca02f39ed3da3

TEMAN ABADI KERINDUAN

Sekali waktu di tengah hujan
kita bertemu di sebuah persimpangan
bercerita tentang kehidupan
kau bilang, sayap-sayapmu hilang
dicuri kupu-kupu
dalam perjalanan menuju tempat terjauh
dalam hidupmu
sedang perahuku patah dayungnya
saat bertolak ke pulau
yang belum pernah kutempuh
dalam hidupku

Angin laut menyatukan kita
kau ikat rambutmu di layar perahuku
dan kusandarkan perahuku
dalam tidurmu

Ombak begitu lama
mercusuar tidak selalu menyala
tapi masih ada isyarat samar-samar
dari kelepak burung camar

Sayang, di darat pun tak ada peta
sebab perjalanan ini memang buta
itulah kenapa kita berpegangan tangan

Menanam flamboyan di tepi-tepi jalan
menunggu bunganya berguguran seperti bulan
dan menyerah begitu indah
pada penderitaan

Kita tahu di sana ada
keluh-kesah dan harapan
teman abadi kerinduan

 Baca juga: Jalan Terjal

Doa Penawar Rindu

e430c45c2a5452be915413e0638dd9ef

DOA PENAWAR RINDU

Tuhan, jika kerinduanku pada kekasih
melebihi kerinduanku kepada-Mu
ampuni aku!
Sebab, aku bukan penguasa atas apapun
yang terbersit di hatiku
melainkan Engkau.
Dan jika kecintaanku pada kekasih
melebihi kecintaanku kepada-Mu
maafkan aku!
Sebab, aku juga bukan penguasa atas setiap rasa
yang berdenyut di jantungku
melainkan Engkau.

Dalam zikir-zikir yang kulantunkan
untuk memuji nama-Mu
tanpa sadar kusebut pula namanya.
Jangan murkai aku, Tuhan, jika itu keliru!
Sebab, tak mungkin dapat kugerakkan lidahku
melainkan atas izin-Mu juga.
Dan dalam sujud-sujud malamku
untuk mengagungkan-Mu
kuagungkan pula namanya di hatiku.
Jangan kutuk aku, Tuhan
walaupun mungkin menurut-Mu itu perlu!

Dari Engkaulah rindu dan cinta berhulu
kepada Engkau pula kelak akan bermuara
aku hanya pendayung waktu
rindu dan cinta kupinta selautan rahmat-Mu
untuk kekasih yang menunggu di ujung senjaku.
Maka jadikanlah cinta ini sebagai amal saleh
yang akan kujalani selama hidupku
dan rindu ini sebagai ibadah
yang akan kuamalkan sepanjang hayatku.

Gedung Film, Maret 2016

Baca juga: HATI

[Puisi] Jangan Lockdown Cintamu

warga-beraktivitas-menggunakan-masker-di-kawasan-bundaran-hi

JANGAN LOCKDOWN CINTAMU

Karena Corona kau menjaga jarak
denganku
Bukan satu meter, tapi berpuluh-puluh
kilometer
Karena Corona kau bermuram durja
Padahal biasanya engkau selalu penuh
tawa
Karena Corona kau tak mau lagi
kucumbu
Padahal engkau penuh hasrat
menggebu
Aku memahami bahasa cintamu,
walau lebih halus dari virus Corona
Bersabarlah cintaku, sampai Corona
berlalu
Biar saja pemerintah me-lockdown
kota
Asal jangan kau lockdown cintamu

Ciputat 27 Maret ’20

BENARKAH CINTA ITU ADA?

beaach

Benarkah Cinta itu Ada?

Is the love I gave her in the past
Gonna be enough to last.
(Ronan Keating, If Tomorrow Never Comes)

Bumi bertanya kepada langit, ‘benarkah ada cinta di antara kita?’
Beribu tahun lamanya langit tidak menjawab
Namun terus mengirimkan airmata
Agar kehidupan di bumi tetap ada

Kalau cinta ada di bibir cakrawala
Aku akan melumatnya hingga berdarah
Agar senja menetes indah
Di tubuh kita

Kalau cinta ada di mata purnama
Aku akan memeras selaputnya yang indah
Agar pagi meneteskan darah
Di jiwa kita

Bahkan seandainya esok hari tak pernah tiba
Dan cinta di dunia ini ternyata tidak pernah ada
Aku tetap ingin bersama

–ahmadgaus

Baca juga:  Lukisan Flamboyan