Seputar Heboh Buku “33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh”

Seputar Heboh Buku “33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh” (Siapa Yang Mendanai Program Ini?) Oleh Ahmad Gaus (Anggota Tim 8) SETELAH diluncurkan pada 3 Januari 2014 lalu di Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Jakarta, buku 33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh terus menuai polemik. Salah satu titik polemik ialah: siapa yang mendanai program bukuContinue reading “Seputar Heboh Buku “33 Tokoh Sastra Indonesia Paling Berpengaruh””

Ekologi Ateistik

Sumber foto: http://dikaajah.blogdetik.com/profil/ Isu lingkungan hidup selama ini lebih banyak dilihat sebagai persoalan struktural, menyangkut politik pembangunan, kebijakan tata ruang, konflik tanah, ancaman boikot dari negara maju, dan sebagainya. Jarang masalah ini didekati dari sudut pandang keagamaan. Mungkin ini terkait dengan asumsi bahwa persoalan lingkungan hidup merupakan gejala modern akibat dari proses industrialisasi yang berawalContinue reading “Ekologi Ateistik”

Membaca Kembali Pram: Gonjang-Ganjing BUMI MANUSIA

Esai ini berasal dari makalah diskusi memperingati wafatnya Pramoedya Ananta Toer yang diselenggarakan oleh Sanggar Kaki Langit, Tangerang, 30 April 2013. Saya posting di sini setelah diperbaiki dan dilengkapi dengan catatan kaki. Selamat membaca. Semoga bermanfaat. Ahmad Gaus BUMI MANUSIA Duapuluh tahun sebelum menerbitkan Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer menulis sebuah esai berjudul “Dengan DatangnyaContinue reading “Membaca Kembali Pram: Gonjang-Ganjing BUMI MANUSIA”

[Esai] Mengapa Orang Saleh Masuk Neraka? Tentang “Robohnya Surau Kami”

Rumah Produksi Rupa Kata Cinema tahun ini akan memproduksi film “Robohnya Surau Kami”, yang diangkat dari cerpen legendaris karya sastrawan Minang, AA Navis. Seberapa menarik karya cerpen tersebut? Berikut catatan iseng saya: ROROHNYA SURAU KAMI Mengapa cerpen Robohnya Surau Kami karya A.A. Navis yang terbit tahun 1955 masih terus dibaca orang hingga sekarang? Sebenarnya bukanContinue reading “[Esai] Mengapa Orang Saleh Masuk Neraka? Tentang “Robohnya Surau Kami””

Wiji Thukul, Penyair Pemberontak

AKU INGIN JADI PELURU Peringatan jika rakyat pergi ketika penguasa pidato kita harus hati-hati barangkali mereka putus asa kalau rakyat sembunyi dan berbisik-bisik ketika membicarakan masalahnya sendiri penguasa harus waspada dan belajar mendengar bila rakyat tidak berani mengeluh itu artinya sudah gawat dan bila omongan penguasa tidak boleh dibantah kebenaran pasti terancam apabila usul ditolakContinue reading “Wiji Thukul, Penyair Pemberontak”

Kebutuhan Pada Teologi Baru

Oleh Ahmad Gaus Indonesia dikenal sebagai daerah pinggiran Islam, artinya sangat jauh dari Arab sebagai pusat Islam. Namun demikian, berbagai percobaan untuk mempraktekkan Islam yang dianggap otentik di tanah air ini tidak kalah dengan di negeri-negeri Islam lainnya. Salah satu percobaan itu misalnya adalah di bidang teologi. Boleh dibilang bahwa pengalaman kaum Muslim di siniContinue reading “Kebutuhan Pada Teologi Baru”

How Liberal Can You Go?

        How Liberal Can You Go? Oleh: Ahmad Gaus AF Pengamat Pemikiran dan Gerakan Islam, Paramadina   ANCAMAN serius bagi setiap pemikiran keagamaan adalah kemandekan, kebuntuan, dan ketiadaan semangat inovasi. Kondisi semacam itu akan menyebabkan agama kehilangan relevansinya dengan zaman dan masyarakat yang terus berubah. Pemikiran keagamaan dalam bentuk tafsir, teologi, danContinue reading “How Liberal Can You Go?”

Fundamentalisme Islam

Fundamentalisme: Citra dan Fakta Oleh Ahmad Gaus AF Pengamat Pemikiran dan Gerakan Islam, Yayasan Paramadina     Gerakan-gerakan sosial keagamaan dengan berbagai corak, bentuk, dan tujuan sebenarnya bukanlah hal yang baru di dalam sejarah agama-agama. Demikian juga gerakan keagamaan yang disebut “fundamentalisme”, yang kini ramai kembali diperbincangkan. Karen Amstrong, mantan biarawati Katolik Roma, dalam bukuContinue reading “Fundamentalisme Islam”

Ulama dan Kekuasaan

Krisis Kepemimpinan: Ulama dan Kekuasaan di Tengah Arus Transisi Oleh Ahmad Gaus AF Pengamat Pemikiran dan Gerakan Islam, Yayasan Paramadina     Hubungan antara ulama dan politik  di Indonesia senantiasa menjadi bahan kajian yang menarik. Di masa rezim Orde Baru berkuasa, banyak ulama yang dikooptasi oleh penguasa dan sekaligus dijadikan “mesin” penopang rezim. Maka diContinue reading “Ulama dan Kekuasaan”

Progressive Muslim

ISLAM PROGRESIF: WACANA PASCA ARUS UTAMA*) (Peta Pemikiran dan Gerakan Islam di Indonesia)  Ahmad Gaus AF**) Pengantar Istilah “Islam Progresif” atau “Muslim Progresif” sebenarnya kurang dikenal dalam wacana Islam di Indonesia.  Istilah tersebut dipinjam dari wacana yang berkembang di negeri jiran Malaysia, yang dipromosikan oleh tidak kurang dari Perdana Menteri Malaysia sendiri, Datuk Seri AbdullahContinue reading “Progressive Muslim”

Islam Ditelanjangi

Melacak Akar-akar Kekerasan dalam Islam Bedah buku “Islam Ditelanjangi” karya Robert Spencer Makalah Disampaikan dalam Diskusi di UIN Jakarta, 20 Oktober 2003 Oleh Ahmad Gaus AF Pengamat Pemikiran dan Gerakan Islam dari Yayasan Paramadina Motto: Barang siapa yang menyelamatkan nyawa seorang manusia maka dia seolah-olah telah menyelamatkan nyawa seluruh umat manusia (Q 5: 32) BukuContinue reading “Islam Ditelanjangi”

Agama dan Korupsi

Korupsi Membelit Birokrasi Agama Oleh Ahmad Gaus AF DEPARTEMEN Agama (Depag) bukanlah institusi yang suci. Oleh sebab itu, masalah korupsi yang belakangan ini menyeret para pejabat dan institusi Depag, tidak harus dipandang ‘istimewa’, hanya lantaran departemen ini berlabel agama. Tidak sepatutnya agama diseret-seret dalam kasus-kasus korupsi. Tidak sepatutnya pula, penangkapan para birokrat agama dalam kasusContinue reading “Agama dan Korupsi”